Sumpah Pemuda

Mungkin aku adalah salah satu dari banyak orang yang lupa hari apa sekarang. Ini hari yang spesial buat Indonesia, Hari Sumpah Pemuda. Yup, tepat tanggal 28 Oktober ini di tahun 1928, para pemuda pemudi Indonesia mengikrarkan sebuah sumpah yang indah tentang kecintaan mereka terhadap tanah air.

Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Ada rasa bangga ketika mengulang kembali sumpah ini di dalam hati karena ternyata orang-orang muda pun bisa berkontribusi positif bagi bangsa. Ada rasa malu juga, karena sepertinya selama ini aku kurang memaknai arti Sumpah Pemuda.

Ada celetukan lucu seseorang yang tadi aku dengar dari TV. Ketika ditanya apa makna Sumpah Pemuda, orang ini menjawab, “Sumpah pemuda buatku, adalah sumpah yang diucapkan oleh sekelompok laki-laki tampan dan perempuan cantik”. (hmmm, it’s motivating enough). Mungkin maksudnya, anak muda Indonesia sebenarnya adalah generasi yang potensial, jadi kenapa malu untuk memberikan sumbangsih yang baik untuk negeri?

Ketika sadar ini hari Sumpah Pemuda, aku jadi teringat satu bagian alkitab yang berbunyi :

Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu. I Tim 4:12

 

Firman Tuhan pun memerintahkan setiap orang muda untuk melakukan apa yang terbaik bagi sekitarnya.. So, it’s our turn.. 😀

CONTOHnya:

Pertama, (agak promo dikit) ayo dukung PULAU KOMODO untuk jadi salah satu dari NEW7WONDERS dunia. Caranya mudah, tinggal ketik KOMODO, lalu kirim ke 9818. IT’S FREE for some telecommunication operator, such as Indosat, Telkomsel, XL, and Telkom Flexi. Kirim dukungan sebanyak-banyaknya. Pasti rindu kan, melihat nama Indonesia nampang di list 7keajaiban dunia seperti dulu?

Kedua, ayo dukung doa TIM MERAH PUTIH yang nanti akan bertanding di ajang SEA GAMES 2011 di Sumatera Selatan.

Ketiga, ….

Keempat, ….

[Setiap orang pasti punya cara sendiri untuk memberi dukungan bagi negeri ini]

God Bless Indonesia..

 

I’m Disappointed with Your Dispersal

This  announcement makes me sad.

I love Westlife since I was in elementary school, when everyone else – my peers-  used to like Trio Kwek-Kwek. I like them, even when I still could’t communicate properly in English and I didn’t really get the digest of the songs I used to sing. 😀

With its 5 members (Mark Feehily, Bryan MacFadden, Shane Filan, Nicky Byrne, and Kian Egan), Westlife was established at 1998. I love Bryan and Mark because of their handsome face (Now, I just can’t explain why did I, a kid, could like men because of their handsome face).

As long as I know, many things happened in this group. Some of these things made me disappointed, started from Bryan that walked out from group at 2004, and Mark that announced his sexual disorientation (he’s actually a gay). Although I was disappointed, I still love their songs.

I love ‘If I Let You Go’. It reminds me to my childhood. I used to play with my little puppy while hearing this song.

I love ‘I Wanna Grow Old With You’  when I met my first love. And I heard ‘If Your Heart’s Not In It’ when my boyfriend hurt me. ‘Drive’ reminds me to the first time I separated from my parents. I sang ‘Why Do I Love You’ in the way with my friends when our debate team went to Banjarmasin. Or ‘Unbreakable’ that made me cried while watching its vidclip. Or ‘When I’m With You’ that I heard when my relationship was broken. 😀

And now, after thirteen years together, they are announcing this such surprising thing that Westlife will be dispersed. I am surprised. I am sad but I can’t do anything.

Installing YahooMessanger in Your Ubuntu 11.04

I want to have YahooMessanger installed in my Ubuntu, just like in my Windows. So I get the installation package from an experimental PPA (It contains packages that are not in the official Debian/Ubuntu repositories and newer versions and snapshots which are not available yet in the repositories.) Name of the package is Gyachi.

Gyachi is a Linux client for Yahoo! Messenger protocol, written using GTK+ GUI toolkit. This package includes both the external voice chat program, GYVoice, and the external webcam program, GyachI-Webcam. In addition, this package includes GyachI-Broadcaster for sending webcam streams.

—————————————————————————————-

$sudo add-apt-repository ppa:adilson/experimental
$sudo apt-get update
$sudo apt-get install gyachi

—————————————————————————————-

Just if you are a root, you don’t have to put ‘sudo’  in the command.

—————————————————————————————-

#add-apt-repository ppa:adilson/experimental
#apt-get update
#apt-get install gyachi

—————————————————————————————-

Now, just open the Gyache by clicking ubuntu symbol->internet apps->GyachEImproved and sign in with our YM account.

Although it’s a little bit different with the Windows version,  Gyache functioned just like YahooMessanger.

Sources:

https://launchpad.net/~adilson/+archive/experimental

http://rpmfind.net/linux/rpm2html/search.php?query=gyachi

http://www.ubuntugeek.com/how-to-install-gyachi-on-ubuntu-11-04-natty-using-ppa.html

Reflection

Look at me
You may think you see
Who I really am
But you’ll never know me
Every day, is as if I play apart
Now I see
If I wear a mask
I can fool the world
But I can not fool
My heart
Who is that girl I see
Staring straight back at me?
When will my reflection show
Who I am inside?
I am now
In a world where I have to
Hide my heart
And what I believe in
But somehow
I will show the world
What’s inside my heart
And be loved for who I am
Who is that girl I see
Staring straight back at me?
Why is my reflection
Someone I don’t know?
Must I pretend that i’m
Someone else for all time?
When will my reflection show
Who I am inside?
There’s a heart that must
Be free to fly
That burns with a need
To know the reason why
Why must we all conceal
What we think
How we feel
Must there be a secret me
I’m forced to hide?
I won’t pretend that i’m
Someone else
For all time
When will my reflections show
Who I am inside?
When will my reflections show
Who I am inside?

Oh, My God, Kriptografi!!

Pagi ini ada kuis mata kuliah Kriptografi jam 6.30. Karena malamnya terlalu banyak leha-leha, akhirnya aku tidur sangat larut dengan bekal materi Kriptografi mendekati 0% di dalam kepala. Ini membuatku harus bangun subuh sekali untuk belajar, dan tentu saja harus memotong waktu tidurku yang baru sebentar. Kuis berjalan dengan lancar, dan aku pun kembali ke kos dengan kondisi mengantuk.

Sesampainya di kos, aku memutuskan untuk tidur lagi sebentar. Situasi kos sepi karena teman sekamarku baru saja pergi kuliah. It’s cozy. Ok, sleeping time.. 😀

Tidak tahu sudah berapa lama tertidur, tiba-tiba aku terbangun dan merasa tidurku itu sudah berlangsung sejak malam. Dengan kondisi masih berbaring dan nyawa yang baru terkumpul separuh, aku meraih handphone yang kuletakkan tidak jauh dari tempat tidur. Lirik sedikit, aku kaget. Pukul 9.28.

Saking kagetnya aku langsung terlonjak dari tempat tidur dan berdiri dengan panik sambil berteriak, “Oh, my God, Kriptografi!”. Ya ampun, bagaimana mungkin aku kebablasan tidur sampai tidak sadar kalau ini sudah pagi. Aku terlambat bangun. Aku melewatkan kuis Kripfografiku. Dan semua orang tahu, tidak ada kuis susulan untuk mata kuliah Pak Rumani.

Dengan heboh dan teriak-teriak ga jelas, aku mulai berpikir tentang apa yang harus aku lakukan. Kos sepi. Tidak ada satupun yang bisa kumintai pertolongan. Oh, tidak. Oh, tidak. What am I gonna do?

Beberapa detik berlalu, kesadaranku mulai pulih. Aku berusaha mengingat apa yang sudah aku lakukan sebelum tidur tadi. Bangun subuh-subuh. Belajar. Going to campuss. And, yeah, doing my Kriptografi quiz.

What an embarassing thing happens today, dan aku merasa konyol sekali dengan perbuatanku. I realize, I was just doing my stupid act by being panic of forgetting something I’ve passed.


…….

Setelah melewati banyak hal akhir-akhir ini, saya sampai kepada dua hal yang sulit untuk dimengerti:

  1. Manusia tidak akan pernah bisa lari dari rencana Tuhan, dan tidak ada satu halpun dalam hidup kita boleh terjadi tanpa kehendak Tuhan.
  2. Kesempatan mungkin tidak datang dua kali.

Jika seseorang pada suatu saat diperhadapkan pada pilihan, dan ia memilih satu di antara kedua pilihan itu. Apa itu kehendak Tuhan?

Jika di tengah jalan, ia mulai tidak yakin dengan pilihannya, apa itu kehendak Tuhan?

Jika setelah akhirnya ia berkomitmen untuk terus menjalani pilihannya itu, hatinya teryata malah semakin tertuju ke sesuatu yang tidak ia pilih, apa itu kehendak Tuhan?

It is really confusing. When deciding to choose one thing, I made a promise to my self not to think about the other choice I’ve left. But the more I try to fulfill that promise, the more I fight againts my own heart. And if I just break this promise and run to the thing I’ve left, will the same previous chance come to my life twice?

Diakhiri ;

@Kuliah Protokol dan Routing. Seperti biasa, di kuliah ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mencatat isi slide yang ditampilkan oleh dosen. 😀

Sebelum kuliah ini dimulai, saya sempat berbincang sedikit dengan beberapa rekan sekelas tentang Tugas Akhir. Sama seperti saya, masih ada beberapa dari kami yang belum memiliki kemajuan berarti.

Gak tau kenapa, mungkin karena kehilangan konsentrasi atau karena memikirkan TA yang belum selesai, saya tanpa tanpa sadar membubuhkan tanda titik koma (;) di tiap akhir baris catatan saya. Dan saya baru menyadarinya setelah selesai mencatat berbaris-baris kalimat. Brilliant sekali.

Semoga ini langkah yang baik untuk semakin berusaha lebih keras lagi.

 

Previous Older Entries